Kamis, 30 Maret 2017

Melupakan Karakter Manga Jepang


SI Mawar Sakura yang Malang (wkwk)
selamat pagi siang malam sore. semoga kita dalam keadaan sehat dan penuh semangArt.
kali saya akan berbagi  tentang  manga yang pernah saya buat beberapa waktu lalu, hmm gambar manga yang saya buat ini merupakan salah satu karakter manga jepang, namun saya mencoba menambahkan sedikit sentuhan karakter saya sendiri dan jadilah hasilnya seperti ini...(setengah Jepang setengah Indo hehe). Dalam gambar manga ini ada satu hal yang akan terus saya kembangkan dalam karya-karya selanjutnya (opsss yang ini masih rahasia)
saat ini saya sangat menghindari menggunakan manga Jepang sebagai referensi, karena saat menggunakan mangga Jepang sebagai bahan referensi saya merasa kehilangan karakter diri saya sendiri. saya punya pendapat bahwa dalam berkarya seharusnya kita menonjolkan karakter atau gaya kita sendiri, tidak ada salahnya kita menggunakan referensi tapi jangan sampai referensi itu menghilangkan karakter diri kita sendiri (betul nggak tuh...hehe).


*gambar ini tuh seorang gadis Indo-Jepang yang lagi bingung sama *tukang gambarnya (haha panggilan keren orang Indonesia). ceritanya dia tuh lagi bingung kok ada garis-garis yang melingkari tubuhnya. sebut saja gadis Indo-jepang ini Mawar Sakura (hahahahaha). si Mawar Sakura ini tidak akan muncul lagi dalam karya-karya saya. selamat tinggal Mawar Sakura (hahahhahaha)

Awas Dosa 
Nah klo yang satu ini agak erotis gitu, hahaha buat yang masih bocah jangan dituru, ini saya buat dengan pensil mekanik dengan arsiran males-males gitu, hahaha ya hasilnya jadilah seperti itu....tuuuh ada yang ketawa di bawahnya...caption-nya aja awas dosa (hehe)
eh tapi mereka bukan cabe-cabean sama terong-terongan loh, meraka hanyalah dua orang insan yang sedang dimabuk kepayang (cihaaaa kanyak lagu Andra N the blackbone). mereka adalah dua orang insan yang saling mencita, selama ini cinta mereka dipisahkan oleh ruang dan waktu, namun ruang dan waktu jugalah yang mempertemukan mereka kembali. opss ruang nya cuman dua buah rumah, waktunya cuma 15 menit...hahahaha ya begitu itulah dua insan yang saling mencinta (ahaaayyy).
Dalam gambar yang satu ini saya mencoba menghilangkan pengaruh karakter manga jepang, tapi saya tidak bisa begitu saja menghilangkan pengaruh itu. pengaruh jepang itu terus saja muncul dalam goresan-goresan  yang saya buat.


hmmm gimana ya cara mengilangkan pengaruh Jepang dalam membuat karakter manga. ada yang tau nggak cara nya atau ada yang punya artikel tentang cara-cara menghilangkan pengaruh jepang dalam membuat karakter manga, atau siapa tau ada yang mau buatin artikel tentang yang satu ini..hehe

sekian untuk postingan yang satu ini semoga sedikit terhibur. amin.
*jangan lupa kasih komentar ya...:D

2 komentar:

  1. Halo Prampampam :)
    Mnurut pengalaman saya, coba d pelajari struktur anatomi manusia, bisa dari buku2 atau situs atau dari manapun. Ga perlu secara detail sekali, minimal paham struktur tulang,otot, tangan dan wajah pria dan wanita.
    Nah dari situ bisa mulai mensketch dengan "apa adanya", tanpa embel2 teknik2 atau pengaruh manapun (dalam hal ini manga kan ya )
    Seiring waktu dan latihan rutin, trial & error, biasanya akan ketemu goresan dan gayamu sendiri deh. Coba sabar, telaten, dan coba temukan fun-nya.
    Jujur dalam hal ini saya juga masih terus belajar dan masih jauh dari sempurna.
    Mudah2an bisa membantu ya..:)

    BalasHapus
  2. terima kasih banyak sarannya bang Benny... :D

    semangArt :)

    BalasHapus